|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 30 Oktober 2009 20:30 |
|
 Buku ini berasal dari "kursus wanita" yang diadakan oleh Soekarno dua pekan sekali di Yogyakarta. Bagi Soekarno, kursus tersebut terbilang penting karena masalah wanita penting buat kemajuan bangsa. "Soal wanita adalah soal masyarakat," begitu katanya. Lebih djauh Soekarno berkata: "Sebab kita tidak dapat menyusun Negara dan tidak dapat menyusun masyarakat, jika (antara lain-lain soal) kita tidak mengerti soal-wanita." Atas permintaan banyak orang, masalah-masalah yang dikursuskan itu kemudian disusun menjadi buku. Soekarno kemudian memberi nama buku ini dengan nama Sarinah. Sarinah merupakan nama pengasuh Soekarno ketika dirinya masih kanak-kanak. “Ia membantu Ibu saya, dan dari dia saya menerima banjak rasa cinta dan rasa kasih. Dan dari dia saja mendapat banjak peladjaran mentjintai “orang ketjil”. Dia sendiripun “orang ketjil”. Tetapi budinja selalu besar!” demikian tulis Soekarno dalam kata pengantar buku ini.
Judul: Sarinah. Sub Judul: Kewajiban Wanita dalam Perdjoangan Republik Indonesia. Penulis: Ir. Soekarno. Penerbit: Panitya Penerbitan Buku-Buku Karangan Presiden Soekarno, Cet. Ketiga, 1963. Tebal: 329 halaman.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Senin, 02 November 2009 11:54 |